Langsung ke konten utama

Working Holiday Visa - Liburan Sambil Kerja di Australia

Australia, salah satu negara tetangga kita yang cukup menarik untuk dikunjungi, memiliki satu program yang memberikan kesempatan kepada penduduk negara tertentu untuk berkunjung sebagai wisatawan sekaligus pekerja sehingga dapat membiayai aktifitas liburannya serta kehidupannya selama tinggal di sana. Program ini telah diinisiasi sejak tahun 1975 dengan nama 'Working Holiday Maker (WHM) Visa Program.

The Harbour Bridge and Sydney Opera House


Tujuan dari program ini adalah untuk membina hubungan antara penduduk Australia dengan masyarakat dari negara-negara mitra, dengan penekanan utama pada kaum muda. Saat ini program visa WHM mencakup dua subclass, yaitu Visa Working Holiday (subclass 417) dan Visa Work and Holiday (subclass 462). Pada awalnya, program ini hanya diterapkan ke sejumlah kecil negara Persemakmuran (Commonwealth), namun saat ini telah diperluas ke 50 negara dan wilayah di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Dari 50 negara tersebut, 19 negara masuk dalam pengaturan Visa Working Holiday (subclass 417) sementara 31 lainnya, yang di dalamnya termasuk Indonesia, mengikuti pengaturan Visa Work and Holiday (subclass 462). Perbedaan utama antara kedua visa tersebut adalah bahwa pengaturan Visa Work and Holiday umumnya memiliki batasan jumlah visa pertama yang diberikan di setiap tahun program dan juga adanya tambahan persyaratan kelayakan.

Untuk dapat mengajukan permohonan Visa Work and Holiday, ada beberapa persyaratan umum yang perlu dipenuhi, yaitu:

  • Kalian harus berumur antara 18 - 30 tahun pada saat mengajukan permohonan.
  • Memiliki passport dari negara yang termasuk dalam program.
  • Permohonan diajukan dari luar Australia.
  • Permohonan hanya berlaku untuk satu orang, tidak dapat menyertakan anggota keluarga.
  • Belum pernah masuk Australia menggunakan visa 462 atau 417. Bila pernah, maka harus menggunakan Visa Work and Holiday Kedua.
  • Biaya pengajuan sebesar AUD 670.00 (refer to current IMMI website)

Persyaratan tambahan untuk mengejukan visa ini antara lain:

  • Pendidikan Sarjana atau Diploma dari Perguruan Tinggi.
  • Kemampuan bahasa Inggris fungsional dengan score IELTS minimal 4.5
  • Untuk Indonesia, diperlukan tambahan surat dari pemerintah yang berupa SKCK.
  • Memiliki sejumlah uang untuk biaya awal di Australia, termasuk biaya tiket dan akomodasi.

Dengan visa ini, kalian berhak untuk:

  • bekerja paruh waktu atau jangka pendek di Australia untuk mensuport biaya yang diperlukan selama tinggal di sana.
  • mengikuti study atau kursus dengan jangka waktu maksimal 4 bulan.
  • melakukan perjalanan keluar dan masuk Australia sebanyak yang diinginkan.
  • bekerja selama 3 bulan untuk pekerjaan yang dikhususkan bagi pemegang visa 462 sebagai salah satu syarat untuk dapat mengajukan visa yang sama kedua kalinya.
Jika kalian ingin mempelajari lebih lanjut mengenai kesempatan ini, silakan untuk melihat detail tentang jenis visa ini di website Immigration and Citizenship (Immi) Australia. 

Perlu kalian pertimbangkan juga bahwa kesempatan ini tidak hanya memberikan pengalaman liburan yang menarik di Australia, tapi juga bekerja dalam lingkungan yang sangat berbeda dan bergaul dengan orang-orang dari latar belakang dan budaya yang sangat beragam. Selain itu, kesempatan ini juga dapat digunakan untuk melatih kemampuan bahasa Inggris dalam kehidupan nyata, sekaligus dapat mengembangkan jaringan dan kesempatan yang lebih luas.


Penulis:


Komentar

Posting Terpopuler

Keterampilan Penting yang Dibutuhkan di Pasar Kerja

Dalam dunia kerja yang terus berubah, memiliki keterampilan yang tepat sangat penting untuk mencapai kesuksesan. Banyak perusahaan mencari individu yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga keterampilan interpersonal dan kemampuan untuk beradaptasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas keterampilan penting yang dibutuhkan di pasar kerja saat ini, serta bagaimana cara mengembangkan keterampilan tersebut. Keterampilan Komunikasi Keterampilan komunikasi adalah salah satu keterampilan paling penting yang dibutuhkan di pasar kerja. Kemampuan untuk menyampaikan ide dengan jelas dan efektif dapat membuat perbedaan besar dalam karir seseorang. Ini mencakup komunikasi lisan dan tulisan. Mengapa Keterampilan Komunikasi Penting? Membangun Hubungan : Keterampilan komunikasi yang baik membantu dalam membangun hubungan yang kuat dengan rekan kerja dan klien. Meningkatkan Kolaborasi : Tim yang memiliki komunikasi yang baik cenderung lebih produktif dan efisien. Mencegah Kesalahpahama...

Keterampilan Komunikasi – Menulis Laporan yang Efektif

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam dunia kerja, karena banyak hal yang harus kita komunikasikan dalam bentuk tulisan. Misalnya pengumuman atau pemberitahuan tertulis, prosedur/instruksi kerja, gambaran pekerjaan (job description) dan tentunya berbagai macam laporan kerja, seperti yang akan kita bahas kali ini. Untuk menulis sebuah laporan yang efektif, penting sekali untuk memahami alasan dan tujuan dibuatnya sebuah laporan. Dan keberhasilan dari pembuatan laporan yang efektif adalah jika pihak yang menerima laporan dapat memiliki pemahaman yang sama dengan pembuat laporan menyangkut isi dan maksud dari laporan yang dibuat. Selanjutnya dengan adanya pemahaman yang sama, maka diharapkan terjadi persetujuan dari kedua pihak. Jadi, singkatnya, sasaran yang ingin dicapai dari pembuatan laporan adalah terjadinya Pemahaman dan Persetujuan. Untuk dapat memberikan pemahaman kepada pembaca laporan, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. 1. Informas...

STAR - Metode Interview Yang Perlu Anda Tahu

Interview calon karyawan merupakan aktifitas yang umum dilakukan di perusahaan ketika terdapat kebutuhan untuk menambah karyawan maupun menggantikan karyawan yang meninggalkan posisi tertentu. Menariknya, ada beberapa pemimpin di perusahaan yang melakukan interview belum memahami cara interview yang benar untuk mendapatkan informasi penting dari calon karyawan yang akan digunakan untuk pertimbangan dalam memutuskan untuk menerima atau menolak lamaran mereka. Sehingga pada akhirnya karyawan yang diterima tidak sesuai dengan yang diharapkan.    Dengan mengenal metode interview yang cukup sering digunakan ini, tidak hanya bermanfaat pimpinan perusahaan untuk melakukan interview, namun juga untuk calon karyawan dalam mempersiapkan diri ketika diinterview.  Metode interview STAR yang merupakan singkatan dari Situation, Task, Action and Result, adalah merupakan metode untuk menyusun tanggapan berupa perilaku yang terstruktur atas pertanyaan interview. Pertanyaan yang dimaksud b...

Kursus Singkat dengan Visa Turis di Australia

Liburan ke Australia merupakan kesempatan yang menarik karena banyaknya obyek wisata yang bisa dikunjungi dan kondisi negara yang cukup berbeda, namun secara iklim masih cukup bersahabat bagi warga Indonesia. Kota Perth di negara bagian Western Australia adalah yang paling populer karena jaraknya yang dekat sehingga harga tiket penerbangan juga relatif paling murah. Selain itu tentu saja kota Sydney dan Melbourne menjadi pilihan favorit berikutnya karena merupakan dua kota paling besar di pantai timur Australia yang menyediakan berbagai macam pilihan wisata dan atraksi yang sangat menarik. Morning at Gold Coast Pilihan berikutnya yang bisa dipertimbangkan dan tidak kalah menarik adalah kota Brisbane di negara bagian Queensland. Entah mengapa kota ini agak kurang menjadi pilihan kunjungan maupun study bagi warga Indonesia, padahal kota ini memiliki iklim yang mendekati tropis dan berdekatan dengan kota Gold Coast yang terkenal dengan pantainya yang panjang dan indah. Selain itu di bagia...

Tips Memasuki Dunia Kerja Setelah Lulus Kuliah

Memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah bisa menjadi pengalaman yang menegangkan dan penuh tantangan. Banyak lulusan baru merasa bingung tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk memulai karir mereka. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa tips praktis yang dapat membantu Anda menavigasi transisi ini dengan lebih percaya diri dan efektif. Memahami Diri Sendiri Sebelum Anda mulai mencari pekerjaan, penting untuk memahami diri sendiri. Apa yang Anda sukai? Apa keahlian Anda? Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan Anda dapat membantu Anda menentukan jenis pekerjaan yang paling sesuai. Lakukan Penilaian Diri Keterampilan: Apa keterampilan yang Anda miliki? Apakah Anda lebih baik dalam analisis data, komunikasi, atau kreativitas? Minat: Apa yang Anda nikmati? Apakah Anda lebih suka bekerja dengan orang lain atau lebih suka bekerja sendiri? Nilai: Apa yang penting bagi Anda dalam pekerjaan? Apakah Anda mencari stabilitas, tantangan, atau kesempatan untuk berkembang? De...