Pernahkah anda mengendarai mobil keliling kota tanpa tujuan? Apa yang terjadi? Anda mungkin berjalan dengan pelan, yang tanpa disadari bisa mengganggu arus lalu lintas maupun pengguna jalan yang lain. Atau anda mungkin melihat kanan-kiri dan tidak fokus pada kondisi jalan, yang akibatnya dapat meningkatkan resiko terjadinya insiden dan kecelakaan. Dan yang jelas, anda akan menghabiskan waktu, tenaga dan bahan bakar, tapi merasa tidak menghasilkan apa-apa.
Jalan-jalan di Malioboro Yogyakarta
Itulah juga yang terjadi jika anda menjalani hidup tanpa arah dan tujuan yang jelas. Kehidupan anda mungkin secara tidak sengaja dapat mengganggu orang lain, atau bisa jadi anda lah yang merasa terganggu dengan tindakan orang lain atau hal-hal kecil yang terjadi di sekitar anda. Dan anda bisa juga merasa telah bekerja setiap hari, dengan menguras tenaga dan pikiran, tapi kehidupan anda terasa tidak kemana-mana. Kalau anda merasa seperti itu, ingatlah bahwa kehidupan anda itu mungkin telah berjalan tanpa arah dan tujuan.
Mari kita bandingkan dengan aktifitas dalam perusahaan. Sebagian dari kita mungkin sudah tahu praktek umum yang dilakukan oleh hampir semua perusahaan terkemuka dalam menjalankan aktifitas bisnisnya.
1. Mereka menetapkan Visi dan Misi perusahaan yang akan menjadi gambaran perusahaan di masa yang akan datang.
2. Kemudian untuk membawanya ke arah sana, perusahaan membuat dan menetapkan beberapa tujuan atau sasaran tahunan.
3. Dan dari sasaran tersebut, disusunlah strategy dan rencana program yang perlu dilakukan untuk mencapainya.
4. Untuk menjalankan strategy dan program dibutuhkan biaya. Untuk itulah perusahaan menyusun budget tahunan untuk memperkirakan biaya yang dibutuhkan dan keuntungan yang akan didapatkan.
Dan sekali lagi, kehidupan anda juga sangat berharga, jadi mengapa kita tidak melakukan pengelolaan yang sama terhadap hidup anda. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk benar-benar memikirkan bagaimana anda akan menjalankan kehidupan anda.
1. Pikirkan dan bayangkan mengenai gambaran kehidupan seperti apa yang anda inginkan dalam 5-10 tahun kedepan. Tuliskan gambaran tersebut sebagai Visi/Misi hidup anda. Gambaran tersebut dapat anda buat untuk berbagai aspek dalam hidup anda, misalnya aspek kehidupan keluarga, aspek pekerjaan atau karir, aspek finansial, gaya hidup atau bisa juga aspek spiritual, dan lain sebagainya.
2. Untuk membawa kehidupan anda sekarang menuju pada gambaran kehidupan yang anda buat, susunlah peta perjalanannya dan tetapkan target-target jangka pendek atau tahunan yang memungkinkan untuk dicapai secara bertahap. Tuliskan target atau sasaran tersebut secara jelas dan detail sehingga memungkinkan anda untuk melakukan evaluasi dan memastikan pencapaiannya.
3. Susunlah strategy dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Strategy ini dapat mencakup peningkatan ketrampilan dan pengetahuan, perubahan gaya hidup termasuk melakukan kebiasaan ataupun kegiatan baru. Pastikan langkah-langkah yang dibuat akan mendukung tercapainya sasaran dan pelaksanaannya sebisa mungkin dapat anda kendalikan.
4. Untuk menjalankan strategy yang telah disusun, tentunya membutuhkan biaya, waktu dan tenaga. Untuk itu perlu juga dibuat perkiraan biaya yang harus disiapkan sekaligus bagaimana anda akan mengelola keuangan yang ada. Selain itu, waktu dan tenaga yang kita miliki juga sangat terbatas, sehingga tentunya akan diperlukan penyesuaian dan pengaturan yang bijaksana dan seimbang.
Memang untuk menyusun semua itu bukanlah perkerjaan yang mudah apalagi sederhana. Dibutuhkan pemikiran dan perenungan yang intensif, termasuk pertimbangan yang matang. Anda juga perlu mengumpulkan berbagai informasi yang mendukung. Sehingga dibutuhkan waktu yang tidak sedikit dan benar-benar didedikasikan untuk melakukan semua itu, supaya kehidupan anda memiliki arah dan tujuan yang bernilai.
Sekali lagi, ingatlah bahwa hidup anda terlalu berharga untuk dijalani tanpa arah dan tujuan!
Penulis:
Komentar
Posting Komentar