Langsung ke konten utama

Hidup Anda Terlalu Berharga Untuk Dijalani Tanpa Tujuan!

Pernahkah anda mengendarai mobil keliling kota tanpa tujuan? Apa yang terjadi? Anda mungkin berjalan dengan pelan, yang tanpa disadari bisa mengganggu arus lalu lintas maupun pengguna jalan yang lain. Atau anda mungkin melihat kanan-kiri dan tidak fokus pada kondisi jalan, yang akibatnya dapat meningkatkan resiko terjadinya insiden dan kecelakaan. Dan yang jelas, anda akan menghabiskan waktu, tenaga dan bahan bakar, tapi merasa tidak menghasilkan apa-apa.

Jalan-jalan di Malioboro Yogyakarta

Itulah juga yang terjadi jika anda menjalani hidup tanpa arah dan tujuan yang jelas. Kehidupan anda mungkin secara tidak sengaja dapat mengganggu orang lain, atau bisa jadi anda lah yang merasa terganggu dengan tindakan orang lain atau hal-hal kecil yang terjadi di sekitar anda. Dan anda bisa juga merasa telah bekerja setiap hari, dengan menguras tenaga dan pikiran, tapi kehidupan anda terasa tidak kemana-mana. Kalau anda merasa seperti itu, ingatlah bahwa kehidupan anda itu mungkin telah berjalan tanpa arah dan tujuan.

Mari kita bandingkan dengan aktifitas dalam perusahaan. Sebagian dari kita mungkin sudah tahu praktek umum yang dilakukan oleh hampir semua perusahaan terkemuka dalam menjalankan aktifitas bisnisnya. 

1. Mereka menetapkan Visi dan Misi perusahaan yang akan menjadi gambaran perusahaan di masa yang akan datang. 

2. Kemudian untuk membawanya ke arah sana, perusahaan membuat dan menetapkan beberapa tujuan atau sasaran tahunan. 

3. Dan dari sasaran tersebut, disusunlah strategy dan rencana program yang perlu dilakukan untuk mencapainya. 

4. Untuk menjalankan strategy dan program dibutuhkan biaya. Untuk itulah perusahaan menyusun budget tahunan untuk memperkirakan biaya yang dibutuhkan dan keuntungan yang akan didapatkan. 

Dan sekali lagi, kehidupan anda juga sangat berharga, jadi mengapa kita tidak melakukan pengelolaan yang sama terhadap hidup anda. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk benar-benar memikirkan bagaimana anda akan menjalankan kehidupan anda.

1. Pikirkan dan bayangkan mengenai gambaran kehidupan seperti apa yang anda inginkan dalam 5-10 tahun kedepan. Tuliskan gambaran tersebut sebagai Visi/Misi hidup anda. Gambaran tersebut dapat anda buat untuk berbagai aspek dalam hidup anda, misalnya aspek kehidupan keluarga, aspek pekerjaan atau karir, aspek finansial, gaya hidup atau bisa juga aspek spiritual, dan lain sebagainya.

2. Untuk membawa kehidupan anda sekarang menuju pada gambaran kehidupan yang anda buat, susunlah peta perjalanannya dan tetapkan target-target jangka pendek atau tahunan yang memungkinkan untuk dicapai secara bertahap. Tuliskan target atau sasaran tersebut secara jelas dan detail sehingga memungkinkan anda untuk melakukan evaluasi dan memastikan pencapaiannya. 

3. Susunlah strategy dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Strategy ini dapat mencakup peningkatan ketrampilan dan pengetahuan, perubahan gaya hidup termasuk melakukan kebiasaan ataupun kegiatan baru. Pastikan langkah-langkah yang dibuat akan mendukung tercapainya sasaran dan pelaksanaannya sebisa mungkin dapat anda kendalikan.

4. Untuk menjalankan strategy yang telah disusun, tentunya membutuhkan biaya, waktu dan tenaga. Untuk itu perlu juga dibuat perkiraan biaya yang harus disiapkan sekaligus bagaimana anda akan mengelola keuangan yang ada. Selain itu, waktu dan tenaga yang kita miliki juga sangat terbatas, sehingga tentunya akan diperlukan penyesuaian dan pengaturan yang bijaksana dan seimbang. 

Memang untuk menyusun semua itu bukanlah perkerjaan yang mudah apalagi sederhana. Dibutuhkan pemikiran dan perenungan yang intensif, termasuk pertimbangan yang matang. Anda juga perlu mengumpulkan berbagai informasi yang mendukung. Sehingga dibutuhkan waktu yang tidak sedikit dan benar-benar didedikasikan untuk melakukan semua itu, supaya kehidupan anda memiliki arah dan tujuan yang bernilai.

Sekali lagi, ingatlah bahwa hidup anda terlalu berharga untuk dijalani tanpa arah dan tujuan!


Penulis:

 

Komentar

Posting Terpopuler

Keterampilan Penting yang Dibutuhkan di Pasar Kerja

Dalam dunia kerja yang terus berubah, memiliki keterampilan yang tepat sangat penting untuk mencapai kesuksesan. Banyak perusahaan mencari individu yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga keterampilan interpersonal dan kemampuan untuk beradaptasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas keterampilan penting yang dibutuhkan di pasar kerja saat ini, serta bagaimana cara mengembangkan keterampilan tersebut. Keterampilan Komunikasi Keterampilan komunikasi adalah salah satu keterampilan paling penting yang dibutuhkan di pasar kerja. Kemampuan untuk menyampaikan ide dengan jelas dan efektif dapat membuat perbedaan besar dalam karir seseorang. Ini mencakup komunikasi lisan dan tulisan. Mengapa Keterampilan Komunikasi Penting? Membangun Hubungan : Keterampilan komunikasi yang baik membantu dalam membangun hubungan yang kuat dengan rekan kerja dan klien. Meningkatkan Kolaborasi : Tim yang memiliki komunikasi yang baik cenderung lebih produktif dan efisien. Mencegah Kesalahpahama...

Keterampilan Komunikasi – Menulis Laporan yang Efektif

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam dunia kerja, karena banyak hal yang harus kita komunikasikan dalam bentuk tulisan. Misalnya pengumuman atau pemberitahuan tertulis, prosedur/instruksi kerja, gambaran pekerjaan (job description) dan tentunya berbagai macam laporan kerja, seperti yang akan kita bahas kali ini. Untuk menulis sebuah laporan yang efektif, penting sekali untuk memahami alasan dan tujuan dibuatnya sebuah laporan. Dan keberhasilan dari pembuatan laporan yang efektif adalah jika pihak yang menerima laporan dapat memiliki pemahaman yang sama dengan pembuat laporan menyangkut isi dan maksud dari laporan yang dibuat. Selanjutnya dengan adanya pemahaman yang sama, maka diharapkan terjadi persetujuan dari kedua pihak. Jadi, singkatnya, sasaran yang ingin dicapai dari pembuatan laporan adalah terjadinya Pemahaman dan Persetujuan. Untuk dapat memberikan pemahaman kepada pembaca laporan, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. 1. Informas...

Kaizen Dalam Lingkaran PDCA

Mengadaptasi metode ilmiah ke dalam industry, pada tahun 1930an, Dr. Walter Shewhart memperkenalkan siklus perbaikan dan perubahan yang berkelanjutan. Prinsip ini kemudian dikembangkan oleh W. Edwards Deming menjadi sebuah metode dengan nama Siklus Deming yang lebih popular sebagai Siklus PDCA yang merupakan singkatan dari Plan (Rencanakan), Do (Lakukan), Check (Periksa), Act (Bertindak). Siklus PDCA sangat umum digunakan dalam usaha perbaikan berkelanjutan dalam berbagai bidang, termasuk industry, pendidikan maupun pelayanan. Mari kita tinjau pengertian dari setiap langkah dalam metode PDCA dan bagaimana penerapannya dalam Kaizen. PLAN (RENCANAKAN) Pada tahap awal ini, kita perlu menentukan potensi peningkatan APA yang akan dilakukan. Jika itu menyangkut sebuah permasalahan yang perlu diselesaikan, maka perlu di-identifikasi APA masalah atau isu yang sedang dihadapi.  Selanjutnya, langkah-langkah berikut ini perlu dipertimbangkan untuk dilakukan: Pahami masalah yang terjadi atau p...

STAR - Metode Interview Yang Perlu Anda Tahu

Interview calon karyawan merupakan aktifitas yang umum dilakukan di perusahaan ketika terdapat kebutuhan untuk menambah karyawan maupun menggantikan karyawan yang meninggalkan posisi tertentu. Menariknya, ada beberapa pemimpin di perusahaan yang melakukan interview belum memahami cara interview yang benar untuk mendapatkan informasi penting dari calon karyawan yang akan digunakan untuk pertimbangan dalam memutuskan untuk menerima atau menolak lamaran mereka. Sehingga pada akhirnya karyawan yang diterima tidak sesuai dengan yang diharapkan.    Dengan mengenal metode interview yang cukup sering digunakan ini, tidak hanya bermanfaat pimpinan perusahaan untuk melakukan interview, namun juga untuk calon karyawan dalam mempersiapkan diri ketika diinterview.  Metode interview STAR yang merupakan singkatan dari Situation, Task, Action and Result, adalah merupakan metode untuk menyusun tanggapan berupa perilaku yang terstruktur atas pertanyaan interview. Pertanyaan yang dimaksud b...